Pengertian Iman Kepada Rasul Yang Salah Kaprah Di Masyarakat

Diposting pada

Salam jumpa sahabat semua, Tahukah sahabat bahwa Pengertian Iman Kepada Rasul sangatlah sakral dan wajib di ketahui oleh umat beragama. Terutama umat islam yang telah meyakini adanya 25 Nabi dan Rasul. Pengertian Iman Kepada Rasul menurut agama Islam adalah dimana kita meyakini adanya seorang utusan dari sang pencipta (ALLAH) yang di tugaskan sebagai perantara untuk menyampaikan risalah yang datangnya dari ALlah SWT. Makna Rasul berbeda dengan Makna Nabi, sebab Nabi belum tentu bisa dikatakann Rasul akan tetapi Rasul sudah pasti seorang Nabi. Nabi belum tentu mendapatkan wahyu dan mukjizat akan tetapi Rasul sudah pasti mendapatkan wahyu dan mukjizat. Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang Nabi dan Rasul yang memiliki keduanya dan beliau ada di dunia ini adalah sebagai penyempurna dari nabi-nabi dan rasul sebelumnya

Dalam Sekup lain pengertian iman kepada rasul allah menurut bahasa dan istilah adalah kita mesti mengerti dahulu makna iman. Iman adalah suatu keyakinan yang tak bisa terbanttahkan oleh akal dan hati kita. Iman sangat erat kaitannya dengan hati sebab makna iman adalah keyakinan yang ada dalam hati setiap manusia. Dalil iman kepada rasul sangat banyak di dalam Al-quran, baik menurut dalil naqli iman kepada rasul hingga dalil yang datangnya dari tanda-tanda kerasulan yang hany orang-orang yang taat kepada sang pencipta saja yang mengetahuinya.

Masih banyak orang bertanya “mengapa allah mengutus nabi dan rasul”, yangg terkadang masih berkecamuk dalam hati banyak orang. Pertanyaan  “mengapa allah swt mengutus nabi dan rasul” ini sebenarnya semua manusia mampu memahami hanya terkadang banyak yang menafikan sehinggga ter kesan munafik.

Pengertian Iman Kepada Rasul

 

Pengertian Iman Kepada Rasul

 

Pengertian iman kepada rasul menurut syariat islam adalah suatu keyakinan kepada seorang utusan Allah SWT yang bertugas menyampaikan wahyu dari Allah yang di turunkan kepada Rasul sebagai panduan hidup dunia wal akhirat. Jika kita sebagai umat islam tak meyakiini atau meng-imani rasul maka belum bisa di kategorikan sebagi umat islam yang benar-benar menganut agama islam.

Dalil Naqli Iman Kepada Rasul

Dalil Naqli adalah dalil atau alasan yang bisa di kaitkan dengan akal fikiran manusia, dimana dalil tersebut  sangat rasional dan pasti nya maasuk akal manusia umumnya baik yyang awam maupun para cerdik pandai. Berikut ini salah satu contoh dalil Naqli .

Seperti yang telah Allah Firmankan dalam Al-Quran :

“Dan kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan.Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada kekawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”(QS. Al An’am 6 : 48)

Dari ayat diatas dapat disimpulkan bahwa Rasul adalah pembawa berita atau khabar kegembiraan bagi seluruh umat manusia agar nantinya tidak merasa bingung dengan kehidupan di dunia ini hingga  di akhirat nantinya.

Baca Juga : Pengertian Kolokium Menurut Para Ahli Dan KBBI Lengkap Dengan Jenis-Jenisnya

Contoh Iman Kepada Rasul

Dalam pembahasan ini contoh iman kepada rasul adalah kita harus meyakini adanya 25 nabi dan rasul yang telah diutus oleh Allah SWT. Sebab beliau-beliau inilah manusia-manusia pilihan yang sudah terjamin baik dari segi kejujuran,kepandaian bahkan hingga ke amanahannya dalam mengemban tugas sebagai penyampai risalah mulia dari Allah SWT.

Berikut ini adalah nama-nama nabi dan rasul umat islam yang wajib di imani sebagai wujud iman kepada rasul ataupun iman kepada nabi dan rasul Allah SWT.

  1. Adam a.s.
  2. Idris a.s.
  3. Nuh a.s.
  4. Hud a.s.
  5. Shalih a.s.
  6. Ibrahim a.s.
  7. Ismail a.s.
  8. Ishaq a.s.
  9. Ya’kub a.s.
  10. Yusuf a.s.
  11. Luth a.s.
  12. Ayyub a.s.
  13. Su’aib a.s.
  14. Musa a.s.
  15. Harun a.s.
  16. Dzulkifli a.s.
  17. Daud a.s.
  18. Sulaiman a.s.
  19. Ilyas a.s.
  20. Ilyasa a.s.
  21. Yunus a.s
  22. Zakaria a.s.
  23. Yahya a.s.
  24. Isa a.s.
  25. Muhammad saw

Demikian pengetian iman kepada rasul semoga bermanfaat untuk kita semua. Dan bisa menambah rasa keimanan kita kepada sang pencipta pada khhususnya dan kepada para nabi dan rasul pada umumnya.