Pengertian Negosiasi Bisnis, Faktor Kesalahan, Solusi Dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Negosiasi Bisnis ; Negosiasi bisnis adalah pertemuan tatap muka antara 2 orang atau dua kelompok pengusaha untuk melakukan serangkaian tawar menawar yang berkesinambungan mengenai suatu subjek niaga tertentu yang bertujuan untuk mencapai suatu perjanjian atau suatu kontrak dagang. Dalam Setiap Negosiasi Bisnis atau perunding akan maju ke meja perundingan dengan tujuan dan tekad untuk mencapai suatu perjanjian dengan syarat-syarat yang secara optimal akan memuaskan kedua belah pihak. Negosiasi Bisnis yang berhasil adalah negosiasi yang membuahkan suatu kontrak atau perjanjian. Sebaliknya negosiasi yang menemui jalan buntu hanya menghasilkan suatu perjanjian yang hanya akan memuaskan salah satu pihak saja. Yang lazim biasanya menyangkut mutu barang atau produk, harga, syarat pembayaran, tempat penyerahan, waktu penyerahan, sertifikat mutu, garansi, perawatan purna jual, dan lain sebagainya.

Pengertian Negosiasi Bisnis, Faktor Kesalahan, Solusi  Dan Contohnya

 

Kesalahan Umum Dan Solusi Dalam Melakukan Negosiasi Bisnis

Berikut adalah sepuluh kesalahan umum yang sering dilakukan oleh wirausahawan, saat awal menjalankan bisnisnya:

  1. Kesalahan dalam Mengelola
  2. Kurangnya Pengalaman
    • Manajer bisnis kecil perlu memiliki pengalaman jika mereka ingin mengembangkan usahanya.
  3. Kontrol Keuangan Kurang
    • Bisnis yang sukses membutuhkan kontrol keuangan yang tepat.
  4. Upaya Pemasaran yang Lemah,
    • Membangun konsumen untuk bertambah secara berkesinambungan membutuhkan usaha, pemasaran secara terus-menerus dan kreatif. Slogan, pelanggan secara otomatis akan datang, hampir tidak pernah terjadi.
  5. Kegagalan untuk Mengembangkan Rencana Strategis.
    • Gagal dalam merencanakan, berarti gagal untuk bertahan.
  6. Pertumbuhan Tidak Terkendali
    • Pertumbuhan adalah hal yang alami, sehat dan diinginkan oleh setiap perusahaan. Namun, harus ¬†direncanakan dan dikendalikan. Pakar manajemen Peter Drucker berkata perusahaan-perusahaan baru lebih baik untuk memperkirakan pertumbuhan modal hanya setiap peningkatan penjualan 40 hingga 50 persen.
  7. Lokasi Kurang Strategis
    • Memilih lokasi yang tepat adalah sebagian seni dan sebagian ilmu. Seringkali, lokasi bisnis dipilih tanpa penelitian yang benar, investigasi, dan perencanaan.
  8. Kontrol Persediaan yang Barang Buruk
    • Pengendalian persediaan barang adalah salah satu tanggung jawab yang sering terabaikan.
  9. Harga Tidak Tepat
    • Menetapkan harga yang tepat sehingga menghasilkan keuntungan yang diperkirakan menuntut pemilik bisnis mengerti berapa biaya untuk membuat, memaasarkan dan mendistribusikan barang dan jasa.
  10. Tidak mempunyai kemampuan dalam Membuat Transisi Entreprenurial
    • Setelah memulai,akan terjadi pertumbuhan, biasanya membutuhkan gaya manajemen yang sangat berbeda. Pertumbuhan mengharuskan wirausahawan untuk mendelegasikan wewenangnya dan tidak menangani – kegiatan operasional sehari-hari – sesuatu yang tidak bisa dilakukan olehnya.

Bacalah Juga : Pengertian Teks Negosiasi Dilengkapi Dengan Contoh Serta Kriterianya

Berikut adalah solusi untuk mengatasinya:

  1. Mengenal bisnis secara mendalam.
  2. Mengembangkan rencana bisnis yang matang.
  3. Mengelola keuangan.
  4. Memahami laporan keuangan.
  5. Belajar mengelola manusia secara efektif.
  6. Jaga kondisi Anda.

Contoh Teks Negosiasi Bisnis

Contoh teks negosiasi berikut ini menceritakan tentang proses negosiasi peminjaman uang antara seorang nasabah dengan pihak bank. Berikut ini contohnya:

Pegawai Bank: “Selamat pagi pak, silahkan duduk, ada yang bisa kami bantu?”
Nasabah: “Selamat pagi bu. Ya, terimakasih.”
Nasabah: “Begini bu, saya ingin mengajukan proposal peminjaman uang untuk usaha ikan lele saya.”
Pegawai Bank: “Maaf, bisa saya lihat proposalnya?”
Nasabah: “Ini bu, silahkan.”
Pegawai bank: “Sebenarnya, proposal bapak ini sangat bagus, tidak ada masalah. Cuma kami dari
pihak bank tidak bisa memenuhi permintaan dana sebesar 500 juta.”
Nasabah: “Jadi, kira-kira pihak bank mampu memberikan berapa bu?”
Pegawai Bank: “Setelah saya hitung, kami hanya menyanggupi sampai 300 juta pak, dengan bunga 4 %.”
Nasabah: “Tidak bisa ditambah lagi bu? Usaha ini sebenarnya sangat sukses, pesanan ikan lele ke kami dari seluruh Indonesia.”
Nasabah: “Dana ini rencananya akan kami gunakan untuk menambah kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan ikan lele tersebut”
Pegawai Bank: “Tunggu dulu pak, saya hitung ulang dulu”
Pegawai Bank: “Yah, sepertinya kami sanggup memberikan 350 juta”.
Nasabah: “Wah, apakah tidak bisa dinaikin lagi bu? Gimana kalau 400 juta?”
Pegawai Bank: “Maaf pak, hanya segitu yang bisa kami sanggupi.”

Demikian sekelumit Pengertian Negosiasi Bisnis, Jika ada Kritik dan Saran silahkan kirimkan kekami via komentar atau e-mail. Terimakasih..