Pengertian Presentasi Video,Jenis Presentasi Video,Fungsi Dan Prosedur Pembuatan Video

Diposting pada

Pengertian Presentasi Video adalah sebuah video yang di fungsikan untuk mengomunikasikan ide atau gagasan, yang digunakan untuk memperkenalkan produk atau cara kerja yang dibuat melalui proses perekaman sebuah gambar dan suara, menyusun urutan gambar dan menyatukannya menjadi kesatuan yang utuh.

presentasi video
                                                      presentasi video

Pengertian Presentasi Video Secara Umum

Presentasi video berfungsi sebagai sarana guna untuk mengomunikasikan sebuah ide atau gagasan melalui penyajian suatu produk yang telah dihasilkan.

Ide atau gagasan adalah bentuk upaya untuk bisa mengatasi suatu masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Pada dasarnya, suatu masalah adalah sebuah kesenjangan antara kenyataan dan harapan yang tidak berimbang.

Gagasan atau konsep pada presentasi video, harus dan lebih bagus menggunakan ide yang asli dari hasil kreasi sendiri, benar serta bermanfaat menjadi solusi bagi banyak orang.

Jenis-Jenis Video Berdasarkan Tujuan Pembuatannya

  1. Cerita Video yang bertujuan untuk menampilkan cerita.
  2. Dokumenter Video yang bertujuan merekam sebuah kejadian atau peristiwa dalam kehidup nyanata
  3. Berita Video yang bertujuan menampilkan sebuah berita.
  4. Pembelajaran Video adalah video yang bertujuan untuk memberikan materi pembelajaran agar mudah diserap.
  5. Presentasi Video yang bertujuan untuk mengomunikasikan ide atau gagasan

Ciri-ciri Presentasi Video

  • Mengomunikasikan ide
  • Menunjukkan solusi
  • Mengomunikasikan produk dan jasa
  • Menunjukkan cara kerja

Merumuskan Masalah Dalam Pembuatan Presentasi Video

Masalah merupakan kesenjangan antara kondisi ideal dengan kondisi nyata, sebab setiap orang menginginkan kondisi yang ideal sesuai keinginannya.

Akan tetapi pada kenyataannya banyak kendala yang menyebabkan ketidak tercapainya pada kondisi ideal. Kesenjangan pada kondisi Ideal dengan kondisi nyata tersebut harus segera dicarikan solusi penyelesaiannya.

Kesenjangan dapat diamati serta ditinjau dari beberapa aspek:

  1. Ukuran
  2. Bentuk
  3. Fungsi
  4. Warna
  5. Bahan
Setelah Anda mengenal aspek-aspek yang dapat diperhatikan dari suatu produk atau cara kerja, cobalah langkah berikut.
  • Amatilah sebuah produk atau cara kerja, dan perhatikan semua aspek-aspek di atas, kemudian berikan komentar atas kekuarangan dan kelebihannya.
  • Carilah informasi apakah kekuarangan produk atau cara kerja tersebut menimbulkan masalah bagi penggunanya.
  • Rumuskan masalah tersebut.
  • Kumpulkanlah kemungkinan-kemungkinan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
  • Pertimbangkan dan pilihlah sebuah solusi yang tepat guna untuk memecahkan masalah tersebut sesudah mempertimbangkan kelebihan atau kekurangan yang akan terjadi.

Perancangan Ide

Sebuah Ide atau gagasan adalah rancangan yang tersusun dalam pikiran. Gagasan menyebabkan timbulnya sebuah konsep. Secara sederhana ide dapat dikatakan atau di kategorikan sebagai sebuah gagasan.

Maka dari itu, dalam pembuatan sebuah presentasi video harus dimulai dengan menciptakan sebuah ide. Ide dan konsep harus dikembangkan berdasarkan masalah.

Membuat Sinopsis

Sinopsis adalah suatu peristiwa atau rekaan yang dikisahkan dalam bentuk cerita singkat, ringkas, padat dan jelas, tanpa menghilangkan unsur-unsur pentingnya.

Dengan membaca sinopsis mendapatkan gambaran utuh dari sebuah cerita

Membuat Skenario

Skenario adalah suatu teks yang berisi gambaran alur cerita. yang akan terlihat di layar, naskah dalam pembuatan video

Penulisan naskah dapat disederhanakan sesuai keperluan tetapi masih mengandung dimengerti oleh pendukung akan memproduksi.

Sebelum memulai anda menulis suatu naskah untuk kepentingan dan tujuan apapun sebaiknya mencoba memahami terlebih dahulu apap itu karakteristik sebuah media audio dan visual.

  • Karakteristik Media Audio dan Visual
    • Media Audio dan Visual mampu menghadirkan informasi atau pesan dalam wujud gambar/visual dan suara secara riil, nyata.
    • Media Audio dan Visual lebih mengutamakan segi Visualnya dari pada suaranya, walaupun tidak bisa lepas dari suara yang berperan melengkapi informasi atau pesan visual.
    • Informasi yang disampaikan dapat berupa gambar/visual fakta, kejadian nyata ataupun sebuah fiksi/gagasan kreatif.
    • Media Audio dan Visual sementara ini masih dianggap sebagai media yang paling efektif dibanding dengan yang lain (Media Cetak, Radio, dll )
    • Informasi atau pesan yang bisa dikemas dalam Program Audio Visual teknik penyebarannya dapat melalui media Televisi, Internet, VCD, DVD.
    • Program yang dikemas dalam format VCD atau DVD sehingga bisa ditonton berulang-ulang dan mudah digandakan.
    • Setiap program audio dan visual pastinya selalu dibatasi oleh waktu/durasi.
    • Dampak atau impact sebuah program audio visual cukuplah tinggi, sehingga sebelum diedarkan atau publikasikan harus betul-betul tidak ada kesalahan informasi. sebab Jika terjadi kesalahan dan terlanjur disebarkan atau disiarkan akan sulit untuk meralatnya.
    • Biaya untuk memproduksi program audio visual pada umumnya relatif cukup mahal
    • Untuk memproduksi sebuah program audio visual memerlukan waktu yang relatif lama.
    • Dalam memproduksi program audio visual harus dilakukan dengan tahapan-tahapan yang sistimatis

Cara Pengambilan Video

Produksi dimulai dari merekam video dengan berdasarkan dan konsep yang sudah dirancang. Kemudian proses rekaman baik visual maupun audio dilakukan, dan seluruh pendukung bekerjasama dalam proses produksi.

Baca Juga : Pengertian Asam Lambung Lengkap Dengan Tanda Dan Cara Mengobatinya

Pada proses produksi Anda harus menyiapkan:

  • Alat perekam gambar
    • Kamerawan memerlukan sejumlah peralatan standar untuk dapat merekam gambar dengan baik, di antaranya.
      • Kamera (camcorder ) untuk perekaman sebuah gambar dan suara, contoh: kamera profesional, handycam
      • Tripod, agar kamera tidak bergoyang.
      • Lampu kamera untuk menambah cahaya, dalam kondisi kurang cahaya.
      • Mikropon untuk merekam suara ketika melakukan pengambilan gambar.
  • Menangkap gambar dengan kamera hadycam
    • Kamera merupakan salah satu alat penting dalam suatu pembuatan film yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan.
      • Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam pengambilan sebuah video.
        • Teknik atau cara memegang kamera video yaitu peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain gunakan untuk menjaga posisi kamera agar tidak bergoyang.
        • Dapat menggunakan tripod untuk menjaga agar gambar bisa tetap stabil.
        • Zoom, Hindarkan penggunaan teknik zoom dalam merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan bantuan tripod. Ini adalah cara paling dasar untuk menghindari terjadinya sebuah guncangan pada gambar.
        • Dalam proses melakuan,zoom in,dan zoom out. Kamerawan terlebih dahulu harus memastikan saat angel terakhir dari angel zoom tersebut
        • Mengenal peraturan 5 detik sebuah Peraturan penting dalam merekam adalah. Selalu rekam satu adegan sekurang–kurangnya dalam 5 detik.
        • Fokus, Exposure and keseimbangan cerah putih (White Balance) periksa selalu fokus dan exposure
        • Jika anda menggunakan zoom jauh dan dekat, tetap fokuskan selalu jarak ideal ke objek yang akan direkam.
        • Setiap kali kamerawan mengubah lokasi pengambilan gambar maka bisa dipastikan kondisi cahaya pasti juga akan berubah, maka kamerawan wajib menyesuaikan keseimbangan antara warna putih atau gelap pada kamera. Proses ini disebut dengan mengatur keseimbangan cerah putih (white balance) kamera.

Catatan Penting Saat Membuat Presentasi Video

Jangan pernah memasang atau mengaktifkan tanda tanggal dan waktu pada layar yang terekam

Untuk menghentikan proses rekaman sementara tekan tombol pause , sedangkan untuk mengulang perekaman layar jika dianggap belum sesuai pilih tombol Restart.

Setelah proses rekaman selesai pilih tombol Done , Anda akan dihadapkan ke menu penyimpanan file. Untuk melihat hasil rekaman tekan tombol Play seperti yang ditunjukkan pada kotak merah di atas.

Publish to Youtube menyimpan file pada server web Youtube, hasil Publish to Video file: menyimpan pada media penyimpanan lokal, seperti hardisk atau flashdisk.

Pasca Produksi Video

Pascaproduksi yaitu salah satu tahap dari sebuah proses pembuatan film. Tahap ini akan dilakukan setelah tahapan produksi film selesai dilakukan.

Pada tahap ini terdapat beberapa aktivitas seperti pengeditan film, kemudian pemberian efek, serta pengoreksian warna, pemberian suara atau musik latar, hingga pada penambahan animasi.

Setelah pascaproduksi selesai, maka film sudah siap untuk di distribusikan sesuai medium yang diinginkan. Bentuk bisa berupa buah sefilm seluloid, kaset, cakram padat, dan lain sebagainya.